Pengantar Manajemen Keuangan, Dadang Prasetyo Jatmiko
Judul : Pengantar Manajemen Keuangan
Penulis : Dadang Prasetyo Jatmiko
Penerbit : Diandra Kreatif
Tebal : viii, 82 halaman
Daftar Isi
Pengertian Manajemen Keuangan
Laporan Keuangan Perusahaan
Analisis Laporan Keuangan
Modal Kerja: Pengertian, Konsep, Jenis, Manfaat, Penggunaan, Manajemen, dan Perputarannya
Manajemen Persediaan
Manajemen Piutang
Kebijakan Sewa-Beli
Preview Buku
Peran Manajer Keuangan
Hampir setiap perusahaan, instansi pemerintah, dan jenis organisasi lainnya mempekerjakan satu atau lebih Manajer Keuangan. Manajer Keuangan memilki tugas untuk mengawasi penyusunan laporan keuangan, aktivitas investasi, dan menerapkan strategi pengelolaan kas keuangan. Manajer juga harus bisa mengembangkan strategi dan menerapkan target jangka panjang perusahaan.
Manajer keuangan memiliki peran yang dinamis dalam pengembangan perusahaan modern. Tapi, peran yang dinamis tersebut tidak selalu terjadi. Sampai sekitar paruh pertama tahun 1900-an, manajer keuangan punya tugas utama untuk mengumpulkan dana dan pekerjaan terbilang cukup banyak. Pada tahun 1950an, selaran dengan berkembangnya konsep dan nilai yang turut memengaruhi pekerjaan, keadaan sekarang pun mendorong para manajer keuangan untuk memperluas tanggung jawab mereka dan mulai fokus dengan pemilihan proyek penanaman modal.
Saat ini, faktor eksternal merupakan alasan yang paling besar dalam mempengaruhi dan memberikan dampak langsung terhadap pekerjaan para manajer keuangan. Persaingan perusahaan yang semakin ketat, teknologi yang semakin canggih, volatilitas inflasi (mengacu pada jumlah dimana harga aset berfluktuasi selama periode waktu tertentu) dan tingkat suku bunga, ketidakpastian perekonomian dunia, fluktuasi nilai tukar uang, perubahan undang-undang perpajakan, isu lingkungan, dan kekhawatiran atas transaksi keuangan tertentu yang harus ditangani hampir setiap hari.
Akibatnya, manajer keuangan diwajibkan untuk memainkan peranstrategis dan vital dalam menentukan perkembangan perusahaan. Manajer keuangan diposisikan sebagai satuan tim di dalam keseluruhan usaha yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dengan tujuan untuk menciptakan “nilai”.
“Cara lama untuk menggapai tujuan” tidak lagi cukup sesuai di dunia bisnis karena cara lama tersebut cepat sekali ketinggalan zaman. Dengan demikian manajer keuangan saat ini harus memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan eksternal jika ingin perusahaannya mampu bertahan. Manajer keuangan yang sukses di suatu hari nanti perlu melengkapi metrik kinerja mereka mulai dari cara lama atau dengan gabungan metode baru yang mendorong perusahaan terus bergerak maju karena ada faktor lain yang turut memengaruhi, yakni ketidakpastian dan asumsi perusahaan. Metode baru ini akan menggiring manajer keuangan untuk bisa menghargai fleksibilitas dan memunculkan inisiatif-inisiatif cerdas, yaitu cara mengambil suatu keputusan yang memaksanya untuk mengambil langkah untuk menghentikan atau melanjutkan satu/lebih program yang dijalankan.
Singkatnya, keputusan yang benar pastinya akan memengaruhi tindakan yang harus dilakukan hari ini, meski kemungkinan di dalamnya hanya memiliki nilai yang kecil, namun akan memberikannya kesempatan untuk melakukan sesuatu yang bernilai lebih besar dari masa depan. Jika perusahaan menjadi manajer keuangan, kemampuan perusahaan untuk beradaptasi terhadap perubahan, mengumpulkan dana, berinvestasi dengan aset, dan mengelola dengan bijak akan memengaruhi keberhasilan perusahaan, dan pada akhirnya, faktor ekonomi secara keseluruhan juga. Jika pengelolaan dana tersebut mengalami kesalahan misalkan saat mengalokasikannya, pertumbuhan ekonomi pun akan ikut melambat.
“Cara lama untuk menggapai tujuan” tidak lagi cukup sesuai di dunia bisnis karena cara lama tersebut cepat sekali ketinggalan zaman. Dengan demikian manajer keuangan saat ini harus memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan eksternal jika ingin perusahaannya mampu bertahan. Manajer keuangan yang sukses di suatu hari nanti perlu melengkapi metrik kinerja mereka mulai dari cara lama atau dengan gabungan metode baru yang mendorong perusahaan terus bergerak maju karena ada faktor lain yang turut memengaruhi, yakni ketidakpastian dan asumsi perusahaan. Metode baru ini akan menggiring manajer keuangan untuk bisa menghargai fleksibilitas dan memunculkan inisiatif-inisiatif cerdas, yaitu cara mengambil suatu keputusan yang memaksanya untuk mengambil langkah untuk menghentikan atau melanjutkan satu/lebih program yang dijalankan.
Singkatnya, keputusan yang benar pastinya akan memengaruhi tindakan yang harus dilakukan hari ini, meski kemungkinan di dalamnya hanya memiliki nilai yang kecil, namun akan memberikannya kesempatan untuk melakukan sesuatu yang bernilai lebih besar dari masa depan. Jika perusahaan menjadi manajer keuangan, kemampuan perusahaan untuk beradaptasi terhadap perubahan, mengumpulkan dana, berinvestasi dengan aset, dan mengelola dengan bijak akan memengaruhi keberhasilan perusahaan, dan pada akhirnya, faktor ekonomi secara keseluruhan juga. Jika pengelolaan dana tersebut mengalami kesalahan misalkan saat mengalokasikannya, pertumbuhan ekonomi pun akan ikut melambat.

Komentar
Posting Komentar