Sistem Informasi Manajemen, Jaluanto Sunu Punjul Tyoso

sinopsis sistem informasi manajemen
Judul : Sistem Informasi Manajemen 
Penulis : Jaluanto Sunu Punjul Tyoso 
Penerbit : DEEPUBLISH 
Tebal : x, 159 halaman 

Daftar Isi 
1. SISTEM DAN ORGANISASI 
2. INFORMASI, DATA DAN ILMU PENGETAHUAN 
3. MANAJEMEN INFORMASI 
4. MANAJER DAN SARANA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
5. INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI 
6. PENGGUNAAN INFORMASI DALAM PERUSAHAAN DI KOTA SEMARANG 

Preview Buku 

Sistem 
Sistem merupakan suatu kumpulan dari komponen-komponen yang membentuk satu kesatuan. Sebuah organisasi dan sistem informasi adalah sistem fisik dan sosial yang ditata sedemikian rupa untuk mencapai tujuan tertentu. Seorang manajer yang mengorganisasikan pekerjaan unitnya adalah orang yang menciptakan sesuatu sistem pengembangan personal computer (PC) menciptakan suatu sistem yang terdiri dari perangkat keras dan lunak PC ini menjadi subsistem dari suatu perangkat konferensi elektronik. Sistem fisik dan sosial adalah sistem yang abstrak (abstract system) dari konsep dan ide. Contoh sistem yang abstrak ialah pengembangan daur hidup atau pengembangan sistem perangkat lunak.

Suatu sistem beroperasi di dalam lingkungan tertentu yang dibatasi oleh batasan-batasan (boundaries) tertentu, perhatikan Gambar 11.1 : Sistem Dan Lingkunganya. Dari gambar tersebut menunjukkan bahwa sistem secara progresif menentukan sub-subsistemnya dan kemudian memecahnya menjadi komponen-komponen yang lebih kecil, keterkaitan (interconnections) antar komponen tersebut juga akan terlihat jelas. Penentuan batasan sebuah sistem dilakukan dengan seksama dan hati-hati, tidak dapat dilakukan dengan cara coba-coba. Pertama dipastikan komponen atau subsistem apa yang akan tercakup dalam sistem tersebut, kemudian secara tidak langsung batasan sistem akan ditemukan pula. Kemudian, perlu dipikirkan secara berulang-ulang mengenai tujuan atau sasaran yang ingin dicapai dengan sistem tersebut, seperti tipe transaksi yang akan didukung, setelah itu, kendala (constraints) yang akan dihadapi dari penggunaan sistem terpilih, seperti peraturan pemerintah, waktu pemrosesan, dan interaksi dengan sistem yang telah ada. Dari batasan sistem ini, akan muncul keputusan apa, masukan (input) dan keluar (output) dari sistem tersebut.

Perusahaan dan departemen pemerintah adalah contoh sistem yang baik penentuan sasaran dari penggunaan sistem diperlukan untuk menetapkan kriteri pengukuran keberhasilan pekerjanya sistem terpilih; bila ini telah diselesaikan, maka diteruskan pembuatan rencana proses atau rencana kerja sistem. Sasaran yang terukur merupakan prasyarat untuk pengendalian sistem dengan memperhitungkan berapa persen rencana yang telah disetujui dapat dikerjakan. Pembuatan struktur organisasi perusahaan merupakan salah satu fungsi manajemen yang mendasar. Dari sini diperoleh gambaran berapa subsistem (departemen) dari tingkat bawah sampai tingkat atas yang ada dalam struktur organisasi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Analisis Laporan Keuangan, Kasmir, SE., M.M

Manajemen Keuangan: Teori dan Aplikasi Edisi 4, Dr. R. Agus Sartono, M.B.A.

Metoda Statistika Edisi ke 6, Prof. DR. Sudjana, M.A., M.Se.