Teori Ekonomi Makro, Aang Curatman SP., M.Si.
Judul : Teori Ekonomi Makro
Penulis : Aang Curatman SP., M.Si.
Penerbit : Swagati Press
Tebal : iv, 106 halaman
Daftar Isi
BAB 1 PENDAHULUAN
BAB 2 PERHITUNGAN PENDAPATAN NASIONAL
BAB 3 TEORI KONSUMSI
BAB 4 TEORI INVESTASI
BAB 5 TEORI INFLASI
BAB 6 PENGANGGURAN
Preview Buku
Masalah Inflasi
Inflasi secara definisi adalah kenaikan harga secara umum yang terjadi terus menerus. Inflasi menjadi masalah karena hal ini menyangkut daya beli masyarakat suatu negara. Jika harga umum mengalami kenaikan (inflasi) tetapi tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan per kapita, maka jelas daya beli masyarakat menjadi sangat berkurang.
Jika daya beli semakin berkurang berarti negara tersebut menjadi bertambah miskin. Inflasi secara terus menerus akan mengakibatkan suatu negara menjadi hancur perekonomiannya. Inflasi selain membuat masyarakat menjadi miskin, juga mengakibatkan produsen kesulitan untuk berproduksi dan menjual barang-barangnya. Inflasi akan mempengaruhi tingkat suku bunga perbankan. Jika inflasi tinggi, maka suku bunga perbankan akan naik, apalagi untuk suku bunga pinjaman. Sehingga jelas akan menyulitkan semua orang, baik itu produsen, maupun konsumen. Bila ini terjadi terus menerus, maka kita akan terperosok ke dalam lingkaran Setan Kemiskinan.
Lingkaran setan kemiskinan, dimulai dari kondisi pendapatan nasional (GDP/GNP) yang rendah, sehingga mengakibatkan saving masyarakat rendah. Investasi yang rendah akan membuat produksi rendah, pengangguran tinggi. Produksi rendah, pengangguran tinggi akan mengakibatkan GDP/GNP tetap rendah. Ini terus berlangsung, sehingga terjerumus dalam lembah kemiskinan.
Masalah Pengangguran
Adanya pengangguran berarti menunjukkan perekonomian negara itu tidak dalam kondisi full-employment. Ada faktor produksi yang tidak terpakai (berlebih) yaitu tenaga kerja. Memang kondisi idealnya suatu negara harus berada di dalam keadaan full-employment, akan tetapi untuk mencapai kondisi ini tidak mungkin. Sangat jarang terjadi. Bahkan Keynes, mengatakan bahwa kondisi perekonomian suatu negara selalu berada dalam keadaan under-employment, kalau pun terjadi apda keadaan full-employment itu hanya kebetulan saja.
Tingkat pengangguran selalu terjadi di negara manapun. Dan ini memang menjadi concern (pusat perhatian) para pemimpin bangsa dan para ekonom. Makanya di dalam kampanye suatu partai politik, masalah ini menjadi salah satu prioritas bagi mereka, yaitu menurunkan tingkat pengangguran. Pengangguran tentu tidak baik bila terjadi, karena dapat menimbulkan kerawanan sosial seperti pencurian, kriminalitas, dll.
Masalah Keseimbangan Neraca Pembayaran
Necara pembayaran merupakan informasi keadaan keuangan suatu negara secara umum. Jika negara tersebut memiliki kondisi yang surplus berarti negara itu memiliki cadangan devisa yang besar. Apa gunanya cadangan devisa itu? Cadangan ini digunakan untuk membiayai impor barang-barang dari luar negeri.

Komentar
Posting Komentar