Pasar Modal & Manajemen Portofolio, Mohammad Samsul

Judul : Pasar Modal & Manajemen Portofolio 
Penulis : Mohammad Samsul 
Penerbit : Erlangga 
Tebal : ix , 441 halaman 

Daftar Isi 

BAGIAN 1 PASAR MODAL 
BAB 1 PASAR MODAL GLOBAL 
BAB 2 PASAR MODAL INDONESIA 
BAB 3 EMISI EFEK 
BAB 4 BURSA EFEK 
BAGIAN 2 ANALISIS EFEK 
BAB 5 LAPORAN KEUANGAN 
BAB 6 ANALISIS SAHAM 
BAB 7 INDEKS HARGA SAHAM DAN CORPORATE ACTION 
BAGIAN 3 MANAJEMEN PORTOFOLIO 
BAB 8 MAKROEKONOMI 
BAB 9 ANALISIS OBLIGASI 
BAB 10 EFISIENSI PASAR 
BAB 11 TEORI PORTOFOLIO 
BAB 12 SINGLE MODEL 
BAB 13 MODEL MULTIFAKTOR 
BAB 14 REKSA DANA 
BAB 15 EVALUASI KINERJA REKSA DANA 

Preview Buku 

Mutual Funds 
Mutual funds merupakan reksadana berbentuk saham yang bersifat open-end fund, yaitu perusahaan yang mengumpulkan dana dari masyarakat luas melalui penjualan saham reksadana, dan kemudian dana tersebut diinvestasikan ke dalam instrumen keuangan (financial instruments). Reksadana dilarang berinvestasi di bidang nonkeuangan (misalnya, tanah, properti, pabrik) atau di bidang keuangan tertentu. Di Indonesia sebelum tahun 2002, reksadana dilarang berinvestasi dalam saham asing karena dikhawatirkan dapat membahayakan posisi saham dalam negeri.

Namun, kondisi harga saham dalam negeri yang terus melorot selama depresi telah merugikan banyak investor, termasuk reksadana. Usulan agar reksadana diperbolehkan berinvestasi dalam efek asing ditujukan untuk mengurangi kerugian investor dalam negeri. Apabila dalam era globalisasi ini Indonesia harus berani bersaing lebih awal karena, jika tidak, maka hanya akan membuang waktu untuk melakukan perbaikan diri bagi perusahaan maupun bagi negara. Cepat atau lambat, perdagangan bebas tidak dapat dihindari lagi karena Indonesia termasuk salah satu negara yang menanda tangani AFTA, APEC, dan WTO. Akhirnya Bapepam menerbitkan peraturan No. IV. A. 3 dan IV. A. 4 tanggal 14-08-2002 mengenai efek asing.

Derivative Markets 
Pasar instrumen derivative dapat dijumpai di bursa berjangka. Isntrumen derivative merupakan turuna dari produk asli yang diperjualbelikan di bursa berjangka. Misalnya, stock option saham ‘A’ adalah turunan dari perdagangan jenis saham ‘A’. Apabila kita membeli stock option saham ‘A’, maka kita akan memperoleh saham ‘A’ secara fisik jika dikehendaki. Namun, jika yang dikehendaki hanya selisih antara harga jual dan harga beli, maka penyerahan fisik saham tidak diperlukan. Akan tetapi, di pasar berjangka justru yang banyak dikehendaki oleh apra investor adalah selisih antara harga jual dan harga beli, bukan saham secara fisik.

Terhadap sejumlah besar produk yang diperdagangkan di bursa berjangka yang bersifat derivative, termasuk semua produk yang ada di pasar uang, pasar modal, dan pasar komoditas. Perbedaan mekanisme perdagangan antara pasar uang, pasar modal, pasar komoditas, dan pasar berjangka atau pasar derivative terletak pada sistem penyelesaiannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunikasi Bisnis: Edisi Ketiga, Drs. Djoko Purwanto, M.B.A.

Analisis Laporan Keuangan, Kasmir, SE., M.M

Teknik Produksi Program Televisi, Fred Wibowo