Etika Kepemimpinan Aparatur, Salamoen dan Aya Sofia

Judul: Etika Kepemimpinan Aparatur
Penulis : Drs. Salamoen, MPA dan Drs. Aya Sofia, M.Ed
Penerbit : Lembaga Administrasi Negara
Tebal : 78 halaman
Tahun terbit : 2004
Taksiran harga: Rp.25.000,-

Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

Diklat adalah salah satu upaya peningkatan kualitas SDM aparatur sebagai cara dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance). Oleh karena itu pelaksanaan diklat harus benar-benar

berbasis kepada peningkatan kompetensi yang relevan dengan tuntutan bidang kerja setiap jenjang jabatan yang ada di lingkungan aparatur. Peningkatan kompetensi seperti ini ditegaskan dalam PP Nomor 101 tahun 2000 tentang diklat Jabatan PNS.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, program Diklat kepemimpinan tingkat IV berfungsi sebagai media pembinaan aparatur yang dipersiapkan menjadi pimpinan operasional (operational leaders). Dengan demikian jenjang diklat ini harus mampu menjamin terbentuknya karakter pemimpin yang memiliki wawasan operasional untuk membangun suatu kepemerintahan yang baik. Untuk menciptakan sosok aparatur sperti ini, diklat ini bisa dijadikan langkah awal , atau bahkan proses lanjutan, dalam membentuk dirinya sebagai pemimpin yang senantiasa mampu memenuhi tuntutan perubahan dari lingkungannya.

Untuk menjamin terjadinya proses pembelajaran yang mengarah kepada peningkatan kompetensi dan wawasan teknis di kalangan peserta diklat secara aktual, lembaga administrasi negara secara kontinyu melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap program-program diklat yang menjadi binaanya. Alah satu wujud dari hasil pemantauan dan evaluasi tersebut adalah revisi bahan ajar/modul. Ini adalah diantara usaha untuk menjamin kualitas (quality assurance) diklat yang secara berkala terus ditingkatkan.

Sejak diterbitkannya bahan ajar/modul ini, sekitar dua tahun lalu lembaga administrasi negara telah menerima berbagai masukan (feedback) dari para pengguna bahan ajar/modul ini, khususnya dari widyaiswara dan peserta. Selama kurun waktu itu pula lembaga administrasi negara mempelajari masukan-masukan tersebut, kemudian meraciknya melalui kepiawaian penulis bahan ajar/modul ini. Dan hasilnya seperti yang ada di tangan saudara saat ini. Tentu saja perbaikan bahn ajar/modul ini
tidak berhenti sampai disini. Oleh karena itu, masukan-masukan demi penyempurnaan bahan ajar/modul ini senantiasa kami nantikan.

Kepada penulis, kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja kerasnya menyelesaikan bahan ajar/modul ini. Mudah-mudahan karya saudara ini menjadi kontribusi berarti (significant contribution) bagi pembangunan bangsa tercinta serta menjadi amal saleh disisi Tuhan Yang Maha esa.

Akhirnya kami berharap para pengguna bahan ajar/modul ini memperoleh manfaat dan nilai tambah yang dapat diaplikasikan dalam praktek nyata sehingga dapt memberikan pencerahan baru sesuai tuntutan kerja di lingkungan kerja masing-masing. Amin.

Isi buku
Kata pengantar
Daftar isi
Bab I Pendahuluan
Bab II Nilai-nilai budaya yang berpengaruh terhadap organisasi pemerintah
A.      Wujud kebudayaan
B.      Asal kebudayaan

Bab III Arti dan pentingnya etika dalam organisasi
A.      Pola perilaku kepemimpinan aparatur
B.      Ciri-ciri kepemimpinan aparatur yang ideal
C.      Etika kepemimpinan aparatur yang ideal

Bab IV Penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi,
kolusi dan nepotisme, dan etika kehidupan berbangsa

  1. Penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi
  2. dan nepotisme
  3. Etika kehidupan berbangsa
Bab V penutup
  1. Rangkuman
  2. Latihan dan diskusi


Daftar pustaka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Komunikasi Bisnis: Edisi Ketiga, Drs. Djoko Purwanto, M.B.A.

Analisis Laporan Keuangan, Kasmir, SE., M.M

Teknik Produksi Program Televisi, Fred Wibowo